fajri muhammad



Ternyata persahabatan memang lebih baik (dr pacaran)

Aku anggap ini artikel terbaikku dari awal q ngeblog hingga artikel ini dibuat, karena q yang buat, tapi q juga yang tercerahkan. He…he…he

Di sebuah harian suara merdeka 7 desember 2008 dalam rubrik tentang sexsualitas anak/remaja asuhan ibu Neno Warisman, ibu Elly risman, dan Zulfa Indira, ada seorang anak cowok yang bertanya bahwa dia telah menolak cinta seorang anak perempuan. Kedua anak itu berada pada tingkat SMA, maka dalam hal ini sebutan anak saya ganti remaja! (ya iyalah SMA masa’ anak-anak, secara!! gtl). Nah terus si remaja cewek ini malah sedih dan si remaja cowok jadi mersa bersalah. Padahal sebenernya si cowok ini juga menyukai si cewek tadi!!!. (kayak di film-film aja)
Kemudian mengenai hal itu, beliau-beliau pengasuh rubrik memberikan tanggapan:

“Yang dilakukan si cowok adalah benar, kita memang dilarang untuk pacaran karena khawatir melakukan perbuatan maksiat. Nah bagaimana kalau rasa suka kalian dijalin dalam ikatan pertemanan saja?(persahabatan.red)…….sampaikan permintaan maafmu padanya. Jelaskan bahwa kamu (si cowok) juga memiliki perasaan yang sama, tetapi kamu tidak mau merusak rasa sayang itu dengan sesuatu yang diluar agama (yang dinilai buruk oleh masyarakat.red). (hmm….. so sweet). Kamu juga tidak mau merusak hubungan karena kalau pacaran kan bisa putus, trus bisa jadi hubungan menjadi kurang baik (gak efektif bgt kalimatnya).
Tekankan bahwa bukan kamu menolak cintanya dan dirinya, tetapi untuk kebaikan bersama dan karena Allah (eng…ing…eng). Jadi jangan terkesan bahwa kamu menolak dia sebagai individu, melainkan yang ditolak adalah status pacarannya. (hmm…hmm…hmm..)

Ok, cukup sudah, dari jawaban beliau-beliau dan penyimpulanku, ada beberapa point penting yang bisa diambil hikmah :

Pertama,
Persahabatan memang lebih baik dari pacaran.

Kedua,
kadar silaturahmi ketika menjalin persahabatan itu lebih lama dari sekadar pacaran. Betul gak??.

Ketiga,
bagi kamoe-kamoe yang sudah ngebet pacaran/sukaaaaa… sekali pada lawan jenis ampe kebayang-bayang terus, tahanlah….
Buatlah rasa sayang itu tercermin dalam sebuah persahabatan kalian. Jadi klo kamu suka ama temenmu (lawan jenis pastinya) buat dirimu bersahabat dengannya!!. Di TVpun sekarang lebih banyak istilah “sahabat” daripada “pacaran”, coz emang efeknya dahsyat menjadi seorang sahabat!!!

Keempat,
Berpikirlah kedepan klo mau pacaran.
Coba saja, juka diantara kalian ada yang suka pada lawan jenis, terus nekad nembak si dia, ehhh…DITOLAK, bagaimana dengan kelanjutan hubungan kalian?
Akankah menjadi persahabatan seperti dulu?
Atau malah menjadi saling menghindar?
Think about it…….

Kelima,
kalau kamu da dipihak yang nolak, jelaskan alasannya dan katakan bahwa yang ditolak adalah status pacarannya,
Itu adalah alasan terbaik (hingga saat q menulis artikel ini).
Jangan buat persahabatan kalian putus hanya karena satu moment (penembakan) itu….!

Keenam,
bagi kalian yang telanjur ditolak, beranikan diri untuk kembali menjalin persahabatan! Ingat, Berani! Jangan gengsi!
Menara Eiffel tidak akan berdiri megah menjulang tanpa diawali usaha! Apalagi dengan angan-angan belaka!

Ketujuh,
bagi yang malah jadian, percayalah point pertama. Percayalah nilai yang tercipta dari sebuah persahabatan akan lebih berkesan dan terkenang daripada pacaran.
Coba ingat, bagaimana persahabatan kalian ketika masih kecil dengan teman-teman kalian dengan segudang pengalaman dan keceriaan kalian yang sedih, lucu, malu, dsb. Bukankah menjadi kenangan yang indah di masa kini?

Kedelapan,
pernah liat sinetron Para Pencari Tuhan?, kedua tokoh utama sudah mengetahui kalau diantara mereka saling suka, tetapi adakah kontak fisik diantara keduanya ketika berjalan bersama, atau dalam setiap scene lainnya?
Ya…, seperti itulah minimal penjagaan (menurut pemikiranQ ktk menulis artikel ini) agar tidak dijerumuskan “si setan-setan anak nakal” yang bisaa mempengaruhi hawa nafsu kita!

Dalam sebuah lirik lagu :
…….
Persahabatan bagai kepompong,
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu,
…..
Ya, kehangatan dari persahabatan menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya! Ok?

—-selesai—-

Wahai sahabat-sahabat masa kecilQ, aku jadi teringat kenangan masa kecilQ…kenangan yang indah!!….
Tetaplah menjadi sahabatQ….!!!


Comments

  1. Zulfi says:

    Dulu kata Ust. Restu Sugiharto (Ust. Cinta), beliau bilang jangan menasehati orang saat dia pacaran, karena ga bakalah mempan.

    Nah, nasehatilah saat dia merasakan pahitnya cinta…

    Sip, andai bisa memilih, maka pilihlah persahabatan…. tapi, jangan sampai memilih permusuhan karena pacaran….

    Posted 9 months, 1 week ago
  2. dessy andriani says:

    perasaan suka mengagumi orang lain karena kelebihan yg orla miliki adalah sesuatu yg sunnatullah…tapi kalo berlebihan akan menjadi penyakit hati.nah, pandai pandailah menata hati….dan yakinlah dengan jodoh yang akan allah berikan kepada kita…orang yg baik dpt yg baik yg buuk Allah kasi yg buuruk juga.oleh karena itu dari pada sibuk2 mikirin mau pacaran ma sapa ato jodoh kita tar siapa mendingan sekarang kita sibuk2 memperbaiki diri dulu menjadi hamba2 yang dicintai oleh Allah, mempersiapkan sebaik2 amalan kita intuk menghaap Allah subhanallah.tar deh rasain nikmatnya pacaran setelah pernikahan

    Posted 7 months, 1 week ago


Leave a Comment

(required)

(required)



Formatting your comment
Back to Top | Textarea: Larger | Smaller