Bulan penuh berkah, ampunan, bulan ketika dilipatgandakan pahala amal kebaikan, bulan yang begitu indah telah pergi. Haah…
Teringat awal bulan ramadhan yang lalu ,… sempat berpikir “puasa 1 bulan, hah… masih lama”. Kini saat bulan itu telah pergi, seakan sesuatu yang begitu indah dan penuh kenangan telah pergi. Hanya sedikit peristiwa yang begitu disesali saat peristiwa itu usai, dulu pernah ketika penulis aktif dalam kepanduan, kemah dalam suatu acara khusus, peserta khusus, tempat khusus, seakan dianggap spesial. Ketika acara terseut usai, padahal sudah 3 hari 2 malam, tetapi terasa begitu cepat. Dan alhamdulillah, entah mengapa bulan ramadahn tahun ini begitu terasa “tastenya”. Yang jelas seperti tidak mau terlewat, pada malam hari raya rasanya ingin tidak tidur hingga pagi. Tujuannya agar merasakan suasana ramadhan lebih lama lagi!!. Alhamdulillah….
Padahal sekilas mengingat ramadhan tahun ini,
- ketika semua tutur kata dan perilaku begitu dikontrol dan dijaga agar tidak menyimpang
- ketika semua orang termasuk teman-teman saling mengingatkan akan kebaikan dan kesalahan masing-masing
- saat hawa nafsu sebegitu inginnya untuk dilawan, diganti amal kabaikan
- saat rasa takut akan berbuat dosa atau keburukan mewarnai sikap dan tindakan
- saat rasa takut ramadhan menjadi sia-sia
Yah… ramadhan telah pergi.
Tapi Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana, Mungkin saat ramadhan lebih dari 1 bulan, akan tidak sebegitu mengesankan. Bayangkan jika bulan seperti ini ada 6 bulan dalam tiap tahunnya, ramadhan akan terasa hambar dan biasa-biasa saja. Hanya akan dianggap sebagai rutinitas tahunan.
Ramadhan, Ohh…. Ramadhan
Rasanya begitu menyesal tidak memaksimalkan segalanya dibulan yang indah itu!. Teringat bahwa kelak orang-orang yang masuk neraka, meraka sangat ingin mengulangi segala perbuatan di dunia. Mengisi segalanya dengan kebaikan. Namun, karena orang-orang di bumi (termasuk saya) belum pernah melihat kondisi neraka, kadang keimanan jadi turun, kadang alhamdulillah naik. Saya jadi membayangkan, saat ditinggal bulan yang suci ini saja terasa sangat menyesal tidak memaksimalkan. Padahal rasa tersebut belum seberapa dengan keinginan orang-orang yang masuk neraka tadi!.
Ya Allah, Ampunilah aku!!!.
Namun, banyak hikmah dibalik itu,
- suatu pengalaman yang mengecewakan, semoga bisa menjadi rujukan dibulan ramadhan mendatang
- Ramadhan itu suanggat sebentar, maka pergunakanlah semaksimal mungkin
Terakhir,
Semoga esok masih bisa merasakan indahnya Ramadhan dan semoga Allah selalu mengingatkan akan rasa kecewa ramadhan tahun ini…
Amiiin